Polling Said Didu, Hanya 2 Persen Netizen Mau Salurkan Wakaf Lewat Pemerintah

Jumat, 29 Januari 2021 22:16

Screenshot Twitter Said Didu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu membuat polling atau jajak suara terkait penyaluran wakaf.

Said Didu memberikan dua pilihan kepada netizen soal penyaluran wakaf mereka. Apakah melalui pemerintah atau langsung menyerahkannya.

“Kali ini coba buat poling. Jika anda ingin memberikan wakaf, anda melakukannya melalui : Langsung ke penerima atau Melalui Pemerintah,” tulis Said Didu dikutip fajar.co.id di akun Twitternya.

Sejak diunggah 26 Januari lalu, hingga pukul 21.10 WIB sudah ada 32 ribu netizen yang memberikan suara.

Hasilnya 98 persen memilih menyalurkan langsung wakaf mereka ke penerima. Hanya 2 persen yang mempercayakan wakaf mereka dikelola pemerintah.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang 9GNWU), Senin (25/1/2021). Gerakan ini merupakan salah satu program pengembangan ekonomi syariah untuk mendukung percepatan pembangunan nasional.

Jokowi juga menyebut potensi wakaf uang bisa mencapai Rp 188 triliun. Adapun total wakaf uang yang ada di bank mencapai Rp 328 miliar hingga 20 Desember 2020, sedangkan project base wakaf sebesar Rp 597 miliar.

“Potensi wakaf sangat sangat besar di negara kita potensi wakaf per tahun mencapai Rp 2.000 triliun dan potensi wakaf uang bisa menembus angka Rp 188 triliun,” ujar Jokowi saat konferensi pers di Istana Negara yang disiarkan secara virtual. (msn/fajar)

Komentar