Tersisa 3 Perempuan dan 1 Bocah Korban Sriwijaya Air Belum Teridentifikasi

Jumat, 29 Januari 2021 21:37

EVAKUASI: Petugas membawa kantong jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ182. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID — Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi 58 korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Artinya, tersisa empat dari 62 korban yang belum teridentifikasi hingga saat ini. Karo Penmas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, keempat korban yang belum teridentifikasi tersebut, yakni atas nama Arkana Nadhif Wahyudi, laki-laki berusia tujuh bulan.

“Yang kedua itu Razanah, perempuan berumur 57 tahun, yang ketiga Dania, perempuan berumur dua tahun, dan yang terakhir, Panca Widia Nursanti, perempuan berumur 46 tahun,” kata Rusdi di RS Polri Kramat Jati, Jumat (29/1/2021).

Adapun proses identifikasi korban melalui pencocokan DNA masih akan dilakukan Tim DVI dengan maksimal. Rusdi menambahkan, untuk 58 jenazah korban yang sudah teridentifikasi, seluruhnya telah diserahkan kepada pihak keluarganya masing-masing.

“Jadi seluruh korban yang telah teridentifikasi itu sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Jadi seluruhnya telah diserahkan kepada keluarga,” ujar Rusdi.

Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ-182 hilang kontak pada Sabtu (9/1), pukul 14.40 WIB.

Pesawat diperkirakan jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Pesawat itu membawa penumpang 46 dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, pilot-kopilot, satu petugas keselamatan penerbangan dan tiga awak kabin. (jpnn)

Komentar