Isu Rasisme Coreng Kebhinnekaan, Supriansa Minta Pelaku Diseret ke Muka Hukum

Sabtu, 30 Januari 2021 10:34

Supriansa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Isu rasisme tengah mencoreng kebhinnekaan negeri ini. Beberapa hari terakhir, publik dihebohkan dengan ujaran rasial terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. Ujaran rasis yang dilontarkan pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda berakhir pada laporan kepolisian.

Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa angkat suara terkait fenomena ini. Ia berharap siapapun pelaku rasisme harus dihadapkan dengan hukum.

“Saya berharap kepada Kapolri untuk menginstruksikan kepada Kapolda, Kapolres atau jajarannya di seluruh Indonesia untuk memproses hukum siapapun pelaku rasis tanpa pandang bulu,” kata Supriansa kepada wartawan, Jumat (29/1/2021).

Politisi Golkar ini menilai ide Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat uji kelayakan di Komisi III bahwa akan memujudkan keadilan di tengah-tengah masyarakat, ke depan tidak ada lagi hukum yang tajam ke bawah, tumpul ke atas, sangat ideal dan bagus untuk kondisi saat ini.

“Jika konsep itu diterapkan maka tidak ada pembeda-bedaan pelaku pidana di republik ini. Semua harus diproses tanpa pandang bulu termasuk pelaku rasis. Negara kita sangat besar banyak corak dan ragam suku, bahasa, agama. Itulah bentuk kebihnekaan yang mengikat sehingga kita mestinya saling menghormati satu dengan yang lainnya,” papar Supriansa lugas.

Supriansa juga meminta aparat penegak hukum harus memperlihatkan sikap profesionalnya dalam bertindak. Jika ada yang salah semestinya saling mengingatkan dan jika ada yang lemah sedapat mungkin saling membantu itulah konsep pancasila yang sebenarnya.

Komentar