Kejar Pembuat Surat Rapid Test Palsu, Polisi: Pelaku Bisa Lebih dari Satu Orang

Sabtu, 30 Januari 2021 22:13

Ilustrasi rapid test antigen.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus surat rapid test antigen palsu yang ditemukan di Bandara Sultan Hasaunuddin (Sulhas) beberapa waktu lalu tengah didalami polisi.

Kapolsek Bandara Sulhas, Iptu Asep Widianto, pembuat surat palsu yang merupakan salah satu staf di RS Universitas Indonesia Timur (UIT) berinisial SH dalam pengejaran.

Bahkan polisi menduga, SH tidak bekerja sendiri. Melainkan dibantu beberapa orang, untuk membuat surat tersebut lalu diserahkan ke para penumpang yang hendak berangkat ke luar Makassar melalui bandara itu.

“Dia orang penting itu (di RS UIT). Dia lari sementara dalam pengejaran. Kalau kita tangkap ini SH, mungkin hasil interogasi di BAP nya akan jelas. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain,” katanya, Sabtu (30/1/2021).

Sebelumnya, pihaknya mengamankan 18 penumpang yang ketahuan membawa surat rapid test antigen palsu, pada Kamis (28/1/2021) kemarin.

“Kemarin yang dari RS UIT itu kita amankan 18 orang. Tapi ada juga yang sudah lolos. Iya (dapat surat rapid test palsu) dari pelaku SH,” jelas Asep saat dikonfirmasi.

Saat para penumpang tiba di bandara itu pada pukul 09.20 Wita kemarin, penumpang dengan tujuan Denpasar tiba di area terminal keberangkatan dan menuju antrian Satgas Covid-19 untuk melakukan pemeriksaan dokumen.

Setelah dokumennya diperiksa, petugas pun curiga dengan surat hasil rapid test antigen yang dikeluarkan oleh RS Umum Wisata Universitas Indonesia Timur (UIT) itu.

“Tidak terdaftar nomor registernya. Petugas pun menghubungi pihak RS UIT dan menyatakan tidak ada nomor registrasi antigen yang terdaftar rombongan tersebut,” jelasnya.

Selain itu, petugas Bandara juga menemukan penumpang lain yang merupakan satu rombongan dengan yang tadi, juga kedapatan membawa surat hasil rapid test antigen palsu.

“Surat hasil rapid test antigen yang juga berasal dari RS UIT ternyata juga palsu. Semuanya pun kami tahan,” tegas Iptu Asep.

Polisi pun telah mengamankan identitas dari calon penumpang pesawat yang kedapatan bawa surat hasil rapid test antigen palsu. (ishak/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI