Pengamat Sebut Rudy Djamaluddin Politis dan Arogan, Ini Sebabnya

Sabtu, 30 Januari 2021 14:49
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menolak bertemu dengan tim transisi bentukan wali kota terpilih Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Yang terbaru, Rudy mengundang seluruh kepala OPD dan melakukan pertemuan terbatas membahas pertemuan sejumlah unsur SKPD di kediaman Danny beberapa hari lalu.

Pengamat Pemerintahan Andi Lukman Irwan menganggap sikap Pj Wali Kota Makassar yang terkesan politis dinilai sangat arogan, dan tidak menunjukkan sikap kenegarawan.

Seharusnya, kata Lukman sebagai pejabat yang hanya sementara saja Rudy sepantasnya memberikan ruang kepada pemimpin sah yang akan menjalani program APBD.

“Yang mau jalankan nanti ini pemerintahan adalah walikota terpilih, jangan kemudian terjebak dengan kepentingan yang politik,” jelas Lukman Irwan.

Seperti halnya, Rudy Djamaluddin melarang walikota terpilih bertemu ASN menunjukkan bahwa sikap tidak baik, karena dapat menghambat akselarasi program yang dicanangkan Danny-Fatma untuk rakyat.

Apalagi, sejumlah persoalan seperti pandemi covid-19 sangat mendesak harus diselesaikan oleh walikota terpilih untuk lebih meringankan beban masyarakat dengan situasi ekonomi seperti saat ini

“Harusnya Pj Wali Kota Makassar harus memperlihatkan dirinya sebagai pemimpin yang tidak berfikir politis, dan mengutamakan kepentingan rakyat,” imbuhnya

Olehnya ia pun menduga pikiran politik yang selama ini dimainkan oleh Rudy Djamaluddin membuat dirinya lupa diri bahwa dirinya ditugaskan sementara hingga pilkada sukses.

Komentar