Sudah 6 Kali Dipolisikan Karena Ujaran Kebencian, Abu Janda Seolah ‘Kebal Hukum’

Sabtu, 30 Januari 2021 12:42

Abu Janda

Pelapor menilai Abu Janda telah menyebar berita bohong dan fitnah. Pelapor juga menyerahkan sejumlah barang bukti kepada polisi. Barang bukti yang diserahkan salah satunya video Abu Janda yang menyinggung Aksi Bela Tauhid.

Pelaporan itu tercatat dalam surat laporan polisi nomor: LP/B/1417/XI/2018/Bareskrim tertanggal 1 November 2018. Abu Janda dilaporkan atas dugaan tindak pidana penyebaran berita hoax.

  1. Menuduh Islam Agama Teroris.

Pada 2019, Abu Janda dipolisikan karena menyebut Islam adalah Agama Teroris. Dia dipolisikan ke Bareskrim Polri oleh Ikatan Advokat Muslim Indonesia (Ikami). Mereka menilai, ucapan Abu Janda tersebut merupakan ujaran kebencian.

Abu Janda dilaporkan atas ucapannya yang menyebut teroris punya agama dan agamanya adalah Islam.

Laporan itu diterima Bareskrim pada 10 Desember 2019 dengan nomor STTL/572/XII/2019/Bareskrim.

Pada Jumat (29/5/2020), Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan Bareskrim menjadwalkan pemeriksaan terhadap Permadi Arya alias Abu Janda terkait laporan ujaran kebencian. Ahmad menuturkan Abu Janda diperiksa sebagai saksi saat itu. Namun hingga saat ini kasus itu hilang tak kunjung diproses.

  1. Abu Janda juga dipolisikan oleh Ustaz Maaher At-thuwailibi

Abu Janda dipolisikan oleh Soni Eranata atau Maaher At-thuwailibi a ke Bareskrim. Maaher melaporkan balik Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik. Maaher menilai Abu Janda menuduhnya sebagai tukang fitnah.

Komentar


VIDEO TERKINI