Sudah 6 Kali Dipolisikan Karena Ujaran Kebencian, Abu Janda Seolah ‘Kebal Hukum’

Sabtu, 30 Januari 2021 12:42

Abu Janda

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/1010/XI/2019/BARESKRIM. Abu Janda diduga melanggar Pasal 45 ayat 3 Jo Pasal 27 ayat 3 UU ITE. Maaher juga menyertakan dugaan pelanggaran Pasal 310 dan Pasal 311 UU KUHP dalam laporannya terkait Abu Janda.

  1. Abu Janda dipolisikan oleh Sultan Pontianak ke IX Kalimantan Barat.

Sultan Pontianak ke IX Kalimantan Barat, Syarif Machmud Melvin Alkadrie mempolisikan Abu Janda atas dugaan pencemaran nama baik di media sosial. Sultan Syarif mempolisikan Abu Janda di Polda Kalimantan Barat (Kalbar) pada Juli 2020 lalu.

Laporan itu berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan, yang dilakukan Abu Janda juga Mantan Kepala BIN Hendropriyono, dan akun YouTube Agama Akal TV.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Dony Charles Go mengatakan, laporan ini telah diterima pada Kamis 9 Juli lalu oleh penyidik.

Laporan itu teregister dengan Nomor: STTP/351/VII/2020 tanggal 9 Juli 2020 dengan terlapor akun YouTube Agama Akal TV.

  1. Abu Janda dipolisikan terkait rasis ke Natalius Pigai.

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ikut melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri. Abu Janda dilaporkan terkait cuitan terhadap eks Anggota Komnas HAM, Natalius Pigai yang dinilai rasis.

Laporan tersebut diterima dengan nomor: LP/B/0052/I/2021/Bareskrim pada Kamis 28 Januari 2021.

Komentar