Usulan Lockdown Pulau Jawa, Prof Zubairi: Terapkan Saja

Sabtu, 30 Januari 2021 11:29

Ketua Satgas Covid-19 IDI, Prof Zubairi Djoerban. (Dok Instagram.com/@profesorzubairi)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban meminta pemerintah membuat kebijakan tegas untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Bahkan usulan lockdown atau karantina wilayah pun menjadi kebijakan yang bisa ditempuh menurut Prof Zubairi.

“Ada usulan agar pemerintah menerapkan lockdown Pulau Jawa. Bagaimana pendapat saya? Ya amat patut dipertimbangkan. Terapkan saja. Tegas dan konsisten,” kata Prof Zubairi dikutip fajar.co.id di akun Twitternya @ProfesorZubairi, Sabtu (30/1/2021).

Prof Zubairi menyebutkan Indonesia bisa mencontoh apa yang dilakukan Vietnam dengan menerapkan lockdown.

“Kan sudah ada contoh bagus. Misalnya Vietnam, yang melakukan lockdown dan kini telah memiliki kehidupan mereka kembali,” sebutnya.

Di Vietnam, kata Zubairi Djoerban pemerintahnya tahu betul mana yang harus jadi prioritas dalam menangani pandemi Covid-19.

“Vietnam tahu betul bagaimana bicara prioritas. Mereka tidak mempertaruhkan kesehatan masyarakat dengan ekonomi. Karena, jika melindungi kesehatan, ya ekonomi akan mengikuti. Buktinya, Vietnam disebut sebagai negara dengan kinerja ekonomi terbaik di Asia pada 2020,” jelas Zubairi.

Karena itu, usulan lockdown harus segera dipertimbang Presiden Joko Widodo. Terutama di wilayah Pulau Jawa yang mencatat kasus tertinggi.

“Hal itu membuktikan bahwa gagasan lockdown bisa juga menyelamatkan ekonomi. Memang, situasinya beda dengan Indonesia, yang berada di peringkat 85 dengan skor 24,7, menurut data yang dirilis Lowy Institute,” ungkapnya.

Terakhir, dirinya berharap pemerintah bersama masyarakat bisa bahu-membahu berjuang melawan pandemi Covid-19.

“Bismillah kita akan melewati pandemi ini. Terima kasih,” harapnya.

Data terupdate jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah hingga Jumat (29/1/2021). Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menunjukkan, ada penambahan 13.802 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan jumlah total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 1.051.795 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.(msn/fajar)

Komentar