Bela Abu Janda, Staf Ahli Menteri: UU Jangan Dipakai Menekan Kreativitas Berpendapat

Minggu, 31 Januari 2021 15:18

Henry Subiakto

Guru Besar Fisip Unair ini melanjutkan, yang disebut menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan SARA, itu harus eksplisit. Ada muatan yang mengajak membenci atau memusuhi.

“Isinya nyata bukan berdasar perasaan orang yang melihat. Hukum tidak berdasar perasaan. Tapi harus berwujud unsur yang nyata di dalam pesan,” katanya.

Dia menjelaskan, suatu perbuatan dikatakan sebagai perbuatan pidana itu ada unsur unsur dan indikatornya yang jelas, tidak didasarkan pada sangkaan, atau pendapat orang per orang di masyarakat. Penegak hukum bertindak berdasar fakta dan alat bukti, bukan berdasar tekanan dan pesanan.

“Yang bisa kena pasal 28 ayat 2 UU ITE tentang penyebaran kebencian SARA itu terlapornya harus memenuhi unsur sengaja mensyiarkan kebencian atau permusuhan berdasar SARA. Tanpa ada unsur tersebut, itu bisa sekadar pendapat. Di negeri ini pendapat atau analisis dijamin konstitusi,” papar Henry Subiakto. (fin)

Komentar


VIDEO TERKINI