Survei IDM, Elektabilitas Partai Gerindra Anjlok Jadi 5,2 Persen, Demokrat di Posisi Tiga

Minggu, 31 Januari 2021 17:19

Ilustrasi Partai Gerindra

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemilu 2024 memang masih jauh, tapi ini bisa jadi peringatan keras bagi Partai Gerindra yang elektabilitasnya sangat anjlok.

Hal itu sebagaimana hasil survei yang dilakukan Indonesia Development Monitoring (IDM) bertajuk ‘Jajak Pendapat Masyarakat Indonesia Terkait Dampak Covid terhadap kehidupan masyarakat serta Sikap dan opini Masyarakat di saat Covid terhadap Pemerintah dan Partai Partai Politik’, Minggu (31/1/2021).

Dalam survei itu, Partai Gerindra yang sebelumnya menempel PDIP, kini malah anjlok disalip PKS dan Partai Nasdem.

Kepada responden ditanyakan pertanyaan terbuka ‘parpol mana yang akan dipilih jika pemilu digelar hari ini?’.

Hasilnya, PDIP masih menjadi yang teratas dengan tingkat keterpilihan mencapai 16,7 persen.

Namun posisi parpol berlambang kepala banteng hitam moncong putih itu dipepet Partai Golkar yang dipilih sebanyak 16,1 persen responden.

Yang cukup mengejutkan adalah, Partai Demokrat yang dalam survei ini berada di posisi ketiga dengan elektabilitas sebesar 11,6 persen.

Sementa, sejumlah partai parlemen lainnya memiliki elektabilitas di bawah 10 persen.

Di antaranya, PKB (8,9 persen), PKS (6,6 persen) dan Partai Nasdem (6,2 persen).

Yang cukup mengkhawatirkan adalah posisi Partai Gerindra yang dalam survei ini hanya memiliki elektabilitas sebesar 5,2 persen saja.

Berturut-turut selanjutnya beberapa parpol parlemen memiliki tingkat keterpilihan di bawah 4 persen yang sekaligus menjadi peringatan keras.

Komentar