Isu Kudeta di Partai Demokrat, Djarot PDIP Sebut AHY Tendensius

Senin, 1 Februari 2021 19:21

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menuding pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal upaya gerakan merebut paksa Partai Demokrat oleh orang lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) tendensius.

Karena itu, PDI Perjuangan meminta AHY membuktikan praduga tersebut. “Sebaiknya dibuktikan saja praduga yang belum jelas ujung pangkalnya tersebut,” kata Djarot, Senin (1/2/2021).

Menurut mantan Wagub DKI Jakarta itu, pernyataan AHY bersifat tendensius. Dia mempertanyakan, apakah AHY sedang melakukan upaya tawar-menawar dengan pemerintah saat ini.

“Praduga yang cukup serius dan tendensius. Apakah memang benar praduga tersebut atau justru ingin menaikkan posisi tawar?” ucapnya.

Djarot menegaskan kerja sama antar pemerintah sudah sangat solid dan kuat. Ia pun menyarankan PD agar tetap berada di luar pemerintahan guna menjalankan tugas check and balances.

“Posisi pemerintah sudah solid dan cukup kuat, maka sebaiknya Partai Demokrat tetap saja berada di luar pemerintahan dan itu baik untuk berjalannya mekanisme check and balances,” ujarnya.

Tak sampai di situ, mantan Cagub Sumatera Utara itu pun membandingkan PDIP dan Demorkat saat menjadi partai oposisi.

“PDI Perjuangan juga pernah selama 10 tahun di luar pemerintahan juga tidak masalah dan tidak pernah mengeluh,” sambung Djarot.

Sebelumnya, AHY mengaku saat ini ada gerakan yang berupaya untuk merebut paksa Partai Demokrat dari kepemimpinannya.

Komentar