Waktu Mepet, Rencana Pj Walikota Lelang Jabatan Dipastikan Gagal

Senin, 1 Februari 2021 23:43

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin (ikbal/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rencana Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin melelang jabatan eselon II dipastikan gagal terlaksana. Waktu yang kian mepet menjadi kendala.

Pasalnya diketahui, lama jabatan yang saat ini diemban Rudy sisa menghitung hari. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto baru saja terpilih. Jika tidak ada halangan, ia akan dilantik tanggal 17 Februari mendatang.

Sesuai aturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang akan dilakukan secara serentak di 270 daerah.

Pengamat Pemerintahan, Bastian Lubis menyebut, untuk menyelesaikan seluruh rangkaian proses lelang jabatan memerlukan waktu dua sampai tiga bulan. Sehingga, seleksi hanya bisa dilakukan oleh walikota baru nanti.

“Yah sudah tidak mungkin, waktunya mepet,” kata Rektor Universitas Patria Artha ini saat dihubungi, Senin (1/2/2021).

Untuk itu, ia meminta kepada Rudy untuk fokus bekerja sebagai Pj di akhir masa jabatannya. Bagaimana memberikan kinerja terbaiknya kepada masyarakat Kota Makassar.

“Jadi jangan ngotot, untuk apa. Kalau pun memaksakan saya duga itu ada transaksi uang,” terang Bastian

Sebelumnya, Rudy menilai bahwa lelang jabatan merupakan hal yang perlu direalisasikan secepatnya. Sebab, menurutnya, pelayanan publik harus dimaksimalkan dengan mengisi segera kekosongan 14 jabatan kepala dinas tersebut.

“Saya selalu menyampaikan bahwa pelayanan kepada masyarakat itu tidak bisa ditunda hanya karena kegiatan lain. Tentu masyarakat tidak ingin menunggu dilayani, tunggu a, b, c, tidak. Secepatnya,” harap Rudy beberapa waktu yang lalu.

Komentar