AUI Sampaikan Sikap Perlawanan Terhadap Paham Penghambat Indonesia Maju

Selasa, 2 Februari 2021 11:38

“Terasa naif ketika bangsa sedang sibuk berbenah untuk maju dengan membangun kebersamaan dari berbagai keberagaman sesuai dengan falsafah Pancasila, namun hal semacam ini masih saja berlangsung bagai tak tersentuh hingga kemudian menjadi viral. Patut diduga kejadian di SMKN 2 Padang, bukanlah satu-satunya,” lanjutnya.  

Kasus lainnya yang baru-baru ini juga menjadi viral adalah pasar muamalah di Depok yang hanya melayani pembeli dengan mata uang Dinar dan Dirham. Hal ini jelas tindakan yang tidak nasionalis dan bertentangan dengan UU no 7 tahun 2011 Tentang Mata Uang dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/3/PBI/2015 Tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

AUI mengapresiasi dan mendukung dikeluarkannya Perpres no 7 Tahun 2021 tentang Rancangan Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstrimisme Berbasis Kekerasan yang mengarah pada Terorisme (RAN PE). Dalam Perpres ini mengandung keterlibatan unsur masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam upaya penanggulangan terorisme, oleh karenanya AUI sebagai bagian dari masyarakat perlu untuk bersikap.

AUI juga sangat mendukung ditandatanganinya Surat Edaran Bersama antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tentang Larangan Bagi Aparatur Negara Untuk Berafiliasi Dengan Dan/Atau Mendukung Organisasi Terlarang Dan/Atau Organisasi Kemasyarakatan Yang Dicabut Status Badan Hukumnya.

Berdasarkan rasa keprihatinan atas kondisi tersebut, AUI menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut: Mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Makarim dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum Kepala Sekolah dan seluruh pejabat atau oknum terkait di SMKN 2 Padang, Sumatra Barat atas pembiaran aturan pengenaan jilbab bagi seluruh murid-muridnya tanpa mempertimbangkan agama yang dianut.  Hal ini adalah wujud nyata tindakan intoleransi dan anti keberagaman.

Komentar


VIDEO TERKINI