AUI Sampaikan Sikap Perlawanan Terhadap Paham Penghambat Indonesia Maju

Selasa, 2 Februari 2021 11:38

Selain itu, AUI Mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menegakkan permendikbud 45 Tahun 2014 Tentang Seragam Sekolah yang telah secara tegas, lengkap dan bijak mengatur ketentuan seragam nasional, seragam Sekolah, seragam Sekolah untuk muslimah dan seragam pramuka. Oleh karenanya segala bentuk peraturan yang bertentangan harus dicabut dan dibatalkan agar tidak menimbulkan perilaku sektarian dan menjadi virus intoleransi yang mengancam kehidupan berbangsa.

AUI juga mendesak Kemendikbud dan KASN untuk mengambil tindakan tegas terhadap wakil Dekan FPIK Universitas Padjajaran yang telah dibatalkan pengangkatannya. Dengan membatalkan status Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersangkutan, termasuk menindak oknum-oknum yang terlibat dalam proses pemilihannya dan terbukti melakukan pembiaran.

Lebih lanjut, AUI meminta Kemenpan RB dan BKN untuk segera menindaklanjuti Surat Edaran Bersama melalui tindakan screening dan counselling serta memproses hukum maupun administratif bagi ASN yang terbukti terafiliasi dan tidak ingin kembali ke falsafah ideologi negara Pancasila.

 “Kami (AUI) juga meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan aparat hukum terkait agar menindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku terhadap para pelaku kegiatan jual beli di Indonesia yang menolak menggunakan mata uang Rupiah,” lanjut Deny Fajar menutup pernyataan sikap tersebut.

30 komunitas alumni perguruan tinggi dan SLTA yg bergabung dalam AUI, adalah sebagai berikut:

Komentar


VIDEO TERKINI