Demokrat Diterpa Upaya ‘Kudeta’, Pengamat Sebut Justru AHY yang Diuntungkan

Selasa, 2 Februari 2021 17:36

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Partai Demokrat tengah bergejolak. Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut ada upaya perebutan paksa kekuasaannya oleh pihak lingkar istana. Beberapa kader internal dan eksternal partai diduga terlibat gerakan ‘kudeta’ tersebut.

AHY bisa sedikit lega karena hakikatnya semua pimpinan dan kader Demokrat menolak dengan tegas segala niat, upaya, dan gerakan untuk mendongkel kepemimpinan Partai Demokrat yang sah.

Pengamat Politik Universitas Hasanuddin, Ali Armunanto justru melihat situasi ini mencerminkan bahwa Demokrat itu tidak solid, dengan adanya upaya kudeta berarti ada faksi di dalam tubuh partai. Artinya tidak semua kader mendukung AHY.

“Saya rasa ini juga sebagai upaya Demokrat untuk kembali mencari dukungan dan simpati publik. Belum ke elektabilitas, tapi lebih mencari perhatian. Saya tahu betul cara berpolitiknya SBY, ini salah satu gaya politiknya. Mungkin ada gejolak dalam Demokrat, makanya dimanfaatkan itu,” kata Ali Armunanto saat dihubungi, Selasa (2/2/2021).

Lebih lanjut, adanya faksi-faksi dalam tubuh partai biasanya akan berpengaruh sampai ke bawah, tentu juga mempengaruhi kinerja institusionalisasi kalau ini terus berlanjut.

“Ke depan pasti akan lemah, kalau faksi itu terus dibiarkan. Dan mestinya tidak perlu ribut di media, justru semua orang akan tahu bahwa ada kelemahan dalam tubuh Demokrat dan partai lain akan memanfaatkan itu. Ini blunder politik yang dilakukan AHY,” ucapnya.

Komentar