Digoyang Isu Kudeta, AHY: Nahkoda yang Tangguh Tidak Lahir dari Lautan yang Tenang

Selasa, 2 Februari 2021 10:11

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat bicara terkait adanya upaya pengambilalihan secara ‘paksa’ kepemimpinan Partai Demokrat. Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu bertekad akan mempertahankan kedaulatan dan kehormatan partai yang dipimpinnya.

“Kami yakin tidak ada satupun pemimpin partai politik yang rela diambil alih kekuasaannya secara inkonstitusional oleh pihak manapun,” tutur AHY melalui pernyataan resminya yang diterima fajar.co.id, Senin (1/2/2021).

AHY sungguh bersyukur karena hakikatnya semua pimpinan dan kader Demokrat menolak dengan tegas segala niat, upaya, dan gerakan untuk mendongkel kepemimpinan Partai Demokrat yang sah.

Ia juga memastikan telah menerima surat pernyataan kesetiaan dan kebulatan tekad dari seluruh pimpinan di tingkat daerah dan cabang di seluruh Indonesia untuk tunduk dan patuh kepada Partai Demokrat dan kepemimpinan hasil Kongres V Partai Demokrat yang sah.

AHY pun menginstruksikan kepada seluruh kader untuk merapatkan barisan dan tetap mempertahankan soliditas yang telah terbangun serta terus bersatu dan senantiasa memperjuangkan harapan rakyat Indonesia.

“Sejarah mengatakan tidak ada partai yang kuat tanpa cobaan yang berat. Kapal yang kokoh tidak akan hancur diterjang ombak. Nahkoda yang tangguh tidak lahir dari lautan yang tenang,” tegasnya.

AHY kemudian menutup keterangan resminya dengan ‘menyentil’ sosok yang ingin mengkudeta dirinya. Ia menyebut, kualitas seorang perwira dimanapun ia berada, baik ketika aktif di militer maupun di masa purna tugas, bukan ditentukan pangkat dan jabatan. Tapi oleh karakter dan etika keperwiraan, serta sifat-sifat kekesatriaannya.

Komentar


VIDEO TERKINI