Gagal di Pileg dan Pilkada, Golkar Makassar Diminta Berbenah, Figur Lama Jangan Ngotot

Selasa, 2 Februari 2021 13:28

Wahab Tahir

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Golkar di 24 daerah sudah di depan mata. Taufan Pawe selaku Ketua DPD I Golkar Sulsel memberi deadline bagi para Pelaksana tugas (Plt) untuk segera digelar paling lambat bulan Februari.

Khusus Musda Golkar Makassar, sejumlah nama mulai menyeruak ke permukaan, termasuk pengurus lama disebut sebut memiliki niat untuk maju kembali.

Sekretaris DPD II Golkar demisioner, Abdul Wahab Tahir justru memiliki pandangannya sendiri. Ia menginginkan adanya perubahan menyeluruh pada kepengurusan Partai Golkar Makassar. Momentum Musda diharapkan mampu melahirkan pemimpin baru, muda dan visioner.

Salah satu pertimbangannya adalah berkaca dari kekalahan partai berlambang pohon beringin itu pada kontestasi akbar baik di Pemilihan legislatif 2019 maupun di Pilwalkot Makassar 2020.

“Perubahan kepemimpinan saya sarankan pertimbangan bahwa sekarang ini pemilih pemuda itu tinggi sekali, mendominasi dari seluruh wajib pilih di Makassar. Kedua adalah kekalahan kemarin di pilkada maupun pileg itu dalam perspektif saya adalah sebuah kegagalan yang harus dievaluasi,” papar Wahab saat ditemui di Kantor DPRD Makassar, Selasa (2/2/2021).

Cara mengevaluasinya adalah dengan menginstrospeksi diri. Artinya kata dia, figur lama disarankan jangan ngotot untuk maju kembali. Sebagai salah satu senior di Golkar, Anggota DPRD Makassar itu ingin memberi legasi kepada orang yang mampu memimpin kota Makassar. Karena ini memberi warna baru, Golkar yang lebih bagus dan lebih baik ke depan.

Komentar