Isu Kudeta AHY, Arief Poyuono: Rakyat Sudah Susah Jangan Lagi Dikasih Tontonan Enggak Mutu

Selasa, 2 Februari 2021 15:28

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu Arief Poyuono

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono merespons isu kudeta Demokrat.

Arief meminta semua pihak untuk berhenti membahas isu kudeta Partai Demokrat.

“Sudah, sudah clear. Tidak ada lagi rencana kudeta di Partai Demokrat,” kata Arief dalam keterangannya, Selasa (2/2).

Arief menegaskan bahwa sebaiknya sekarang ini semuanya berpikir untuk negara dan masyarakat, serta pemerintah menurunkan angka kenaikan korban Covid-19, dan memulihkan ekonomi akibat corona.

“Rakyat sudah susah jangan lagi dikasih tontonan enggak mutu,” ungkap Arief.

Sekali lagi, Arief menegaskan sekarang waktunya semua elite politik memikirkan bagaimana Indonesia bisa selamat akibat dampak Covid-19 yang sudah sangat memukul kehidupan perekonomian masyarakat.

“Terus bagaimana mikir juga agar negara mampu membeli vaksin Covid-19 untuk rakyat,” kata dia.

Arief mengatakan bahwa pemilihan umum dan pemilihan presiden masih lama.

Dia menegaskan saatnya parpol dan elite politik yang di luar dan di dalam pemerintahan membangun kepercayaan kepada rakyat, bisa memberikan harapan yang lebih cerah bagi masyarakat untuk dapat keluar dari dampak Covid-19.

Arief pun menegaskan bahwa kalau kudeta juga harus dilakukan dengan menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub).

Karena itu, Arief meminta pemerintah melarang kegiatan seperti itu karena bisa memunculkan kerumuman yang bisa berbahaya dan dapat meningkatkan penyebaran Covid-19.

Komentar