Pakai Dua Masker Sekaligus Lebih Efektif Cegah Penularan Covid-19? Ini Penjelasan Pakar

Selasa, 2 Februari 2021 11:16

ILUSTRASI. Masyarakat diminta tetap menggunakan masker ketika berkegiatan di luar rumah. Sebab, jika tidak akan memberikan dampak buruk bagi diri sendiri dan orang lain. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Di berbagai negara saat ini mulai tren penggunaan dua masker sekaligus untuk mencegah penularan virus corona. Benarkah penggunaan dua masker sekaligus lebih efektif mencegah COVID-19?

Bagaimana efektivitas mengenakan masker kain di atas masker bedah? Apakah boleh pakai masker bedah atau N95 dua kali? Apakah benar masker dobel atau tiga lapis itu mencegah penyebaran strain korona yang lebih menular?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Universitas Indonesia (UI) Prof. Zubairi Djoerban menjelaskan, prinsipnya, memakai satu masker atau dua sama-sama mengurangi risiko terinfeksi Covid-19. Pun, ada langkah-langkah lain yang juga penting. Seperti jaga jarak dan tidak berkerumun. Itu jangan dilupakan juga.

Bagaimana dengan masker kain? Rekomendasi WHO menyebutkan, masker kain itu harus memiliki tiga lapisan.

“Di antaranya lapisan dalam yang menyerap, lapisan tengah yang menyaring dan lapisan luar yang terbuat dari bahan non-penyerap seperti poliester,” terang Prof Zubairi dikutip dari laman Twitternya, Selasa (2/2/2021).

Artinya, perlindungan bukan cuma bicara menggandakan masker. Tapi, tergantung juga bahan maskernya. Contoh, jika Anda memakai masker kain dari katun atau tenun berlapis ganda, maka hal itu bisa efektif.

“Saya membaca tentang Raina MacIntyre, peneliti masker di University of New South Wales. Dia mengatakan, secara teori, dua masker lebih baik daripada satu. Kalau bisa tiga, itu bahkan lebih baik lagi,” paparnya.

Komentar