Tersandung Kasus Pencemaran Nama Baik JK, Danny Pomanto: Kita Sama-sama Jalani Hukum

Selasa, 2 Februari 2021 16:21

Danny Pomanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 berakhir. Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto ditetapkan sebagai Wali Kota Makassar terpilih.

Namun, Danny harus menghadapi satu lagi rintangan sebelum memasuki Balai Kota Makassar. Namanya terseret atas dugaanpencemaran nama baik tokoh nasional asal Sulawesi Selatan, Jusuf Kalla (JK).

Kasus tersebut sempat terhenti atas ultimatum Polri yang mengatakan semua peserta Pilkada tidak menjalani proses hukum sebelum tahapan Pilkada selesai dilaksanakan.

Danny mengaku siap menjalani proses hukum yang ada. Ia bahkan menyatakan siap bertarung di hadapan hukum terkait kasus yang menyeret namanya itu.

Apalagi dirinya juga telah melaporkan pihak penyebar rekaman yang beredar kepada pihak Kepolisian. Pembicaraan tersebut seharusnya tidak tersebar luas, apalagi merambah ke hal privat karena dilakukan di dalam rumah.

”Tidak ada masalah. Silakan saja. Toh laporan saya juga diproses di Kepolisian, soal pihak yang menyebarkan. Itu kan dari mereka semua. Kita sama-sama jalani ini di hadapan hukum saja,” jelas Danny, Senin (1/2/2021).

Danny juga menegaskan, cukup hukum saja yang membuktikan siapa yang salah. Selain itu, Danny juga ingin pihak hukum membuka motif dibalik penyebaran rekaman tersebut.

”Yang rekam mereka, yang sebarkan mereka, yang rasiskan juga kan mereka. Jadi biarkan saja, supaya kita tahu apa motifnya,” tutup Danny.

Komentar