Unifa Rangking Tiga PTS Terbaik di Sulawesi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Lembaga pemeringkatan Webometrics Ranking of World Universities merilis pemeringkatan perguruan tinggi yang dinilai berdasarkan website universitas di seluruh dunia pada 21 Januari 2021.

Pada pemeringkatan ini, Universitas Fajar (Unifa) menduduki rangking 152 se Indonesia atau ketiga terbaik di wilayah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo per 21 Januari 2021.

Berdasarkan situs www.webometrics.info, ada 31.000 kampus yang masuk dalam daftar rangking seluruh dunia. Di Indonesia, terdapat 2.627 kampus, baik perguruan tinggi negeri (PTN dan perguruan tinggi swasta (PTS).

Webometrics merupakan lembaga pemeringkatan di Spanyol yang didirikan atas inisiatif Cybermetrics Lab, sebuah lembaga penelitian yang dimiliki Consejo Superior de Investigaciones Cientificas (CSIC).
Pemeringkatan ini menganalisis kuantitatif internet dan konten web, khususnya yang terkait dengan proses generasi dan komunikasi ilmiah dan pengetahuan ilmiah.

Webometrics menggunakan metode kuantitatif yang merancang dan menerapkan indikator yang memungkinkan mengukur aktivitas ilmiah di web. Webometrics merilis hasil pemeringkatan dua kali per tahun, yaitu pada Januari dan Juli.

Webometrics menggunakan indikator dan metodologi untuk mendapatkan pemeringkatan berdasarkan visibilitas, yaitu jumlah jaringan eksternal yang terhubung ke halaman web institusi. Aspek impact dinilai dari banyaknya backlink dari situs luar.

Sementara, openness diukur dari jumlah file berbagai jenis (.pdf, .doc, .ps, .eps, .docx, .ppt, atau .pptx), yang dapat diakses dan terhubung dengan domain situs universitas. Adapun excellence dinilai dari jumlah artikel publikasi ilmiah karya civitas akademika universitas tersebut.

Nilai Unifa sendiri berada pada posisi World Ranking 7.534, Continental Ranking 2.490, Country Rank 152, Impact 8.248, Openness 4.524, dan Excellence 6.657.

Rektor Unifa, Muliyadi Hamid mengatakan pemeringkatan tersebut menggambarkan tingkat kualitas perguruan tinggi yang dinilai. Sebab penilaiannya dilakukan berdasarkan indikator kinerja perguruan tinggi.

"Ini merupakan prestasi yang membanggakan. Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 yang membuat hampir seluruh perguruan tinggi di Indonesia menghadapi masa prihatin. Akan tetapi, kami terus berupaya meningkatkan kualitasnya agar mampu bersaing sebagai perguruan tinggi swasta secara nasional," jelas Muliyadi, Selasa (2/2/2021). (rls)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan