300 Jemaah Umrah Asal Sulsel Terancam Batal Berangkat ke Tanah Suci

Rabu, 3 Februari 2021 10:43

Ketua AMPHURI Sulampua, Azhar Ghazali (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sebanyak 300 jemaah umrah asal Sulsel terancam batal berangkat ke tanah suci. Hal tersebut usai Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan daftar 20 Negara yang tidak diperkenankan masuk Saudi, termasuk Indonesia.

Peraturan baru ini berlaku mulai hari ini, Rabu (3/2/2021) hingga waktu yang tidak ditentukan.

Pembatasan ini dilakukan Pemerintah Arab Saudi untuk menekan perkembangan virus covid-19.

Belakangan memang terjadi peningkatan angka kasus positif Covid-19 di Arab Saudi. Pada Tanggal 2 Februari kemarin, kasus terkonfirmasi positif Covid 19 meningkat hingga 310 kasus baru dan 4 orang meninggal dunia.

Hal tersebut cukup mengejutkan bagi Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) wilayah Sulawesi Ambon dan Papua (Sulampua).

Sebab, pada tanggal 16 Februari mendatang akan dilakukan penerbangan umrah perdana dari Bandara Internasional Hasanuddin Makassar.

“Kita sudah ada penerbangan perdana pada 16 Februari , kita sudah bikin SOP dengan berbagai pihak, tapi kan kita melihat kesehatan yang paling utama,” ujar Ketua AMPHURI Sulampua, Azhar Ghazali kepada fajar.co.id, Rabu (3/2/2021).

Sebanyak 300 jemaah direncanakan bakal berangkat pada pemberangkatan perdana pada16 Februari tersebut.

“300 jemaah full satu pesawat, banyak yang mau masuk tapi tidak kebagian malah, jadi hanya masuk waiting list,” tambahnya.

Komentar