AHY Digoyang Isu Kudeta, ‘Seseksi’ Itukah Partai Demokrat?

Rabu, 3 Februari 2021 15:58

AHY saat mengumumkan adanya upaya kudeta partai yang dipimpinnya.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Polemik ‘kudeta’ kursi kepemimpinan Partai Demokrat yang disinyalir dimotori oleh lingkar istana yang begitu terpikat ingin merebut paksa kursi empuk Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) cukup mengguncang perpolitikan nasional.

Apa tujuannya? Apakah motif dibalik upaya dualisme tersebut? Seseksi itukah PD untuk ditunggangi di Pilpres 2024?

Pengamat Politik Universitas Hasanuddin, Sukri Tamma menjelaskan, pada dasarnya partai politik merupakan salah satu institusi penting yang memiliki akses besar terhadap pusat kekuasaan.

Dengan demikian mereka berpotensi untuk dapat ikut dalam mengkases berbagai sumber daya, baik itu politik maupun ekonomi yang tentu saja berfungsi untuk menjaga eksistensi dan kepentingan mereka.

“Dengan potensi power sebesar itu maka tidak mengherankan jika banyak pihak yang ingin memperebutkan posisi ini. Hal ini tentu juga menjadi alasan penting pada kasus partai Demokrat saat ini,” jelas Sukri Tamma kepada fajar.co.id, Rabu (3/2/2021).

Selain karena selama ini PD memang selalu meloloskan kadernya ke posisi politik penting, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga cenderung memiliki basis suara yang cukup banyak sehingga memungkinkan mereka senantiasa masuk pada ruang yang sangat mempengaruhi kebijakan.

“Jadi, siapapun juga yang berebut posisi di partai politik cenderung berada dalam konteks ini dan kepentingan tertentu atas posisi partai politik dalam sistem pemerintahan,” katanya.

Komentar