AHY Digoyang Isu Kudeta, ‘Seseksi’ Itukah Partai Demokrat?

Rabu, 3 Februari 2021 15:58

AHY saat mengumumkan adanya upaya kudeta partai yang dipimpinnya.

Pada dasarnya, terang Sukri, itu adalah bagian dari dinamika partai politiknya. Hal ini bisa jadi memang menjadi tantangan untuk PD apakah akan tetap menjaga nama besar SBY di partai Demokrat atau mulai memikirkan hal lain.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengumumkan ke publik perihal keberadaan gerakan politik yang mengarah pada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa.

AHY menjabarkan, menurut kesaksian dan testimoni banyak pihak, gerakan ‘makar’ itu melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gerakan ini juga dikatakan sudah mendapatkan restu dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintahan Jokowi.

Fungsionaris Partai Demokrat Andi Arief bilang kalau sosok yang ingin melakukan kudeta adalah Kepala Staf Kantor Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

“Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko. Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi,” celotehnya di Twitter.

Moeldoko yang pernah menjabat Panglima TNI di era Presiden SBY itu tak menampik dirinya bertemu dengan sejumlah orang dari Partai Demokrat. Ia mengaku tidak membatasi siapapun yang hendak bertemu dengannya. Namun ia hanya mendengarkan keluhan terkait berbagai situasi.

Komentar


VIDEO TERKINI