Berlaku dari Januari, Pegawai Pelaksana Hanya Terima TPP 20 Persen

Rabu, 3 Februari 2021 16:16

Ilustrasi ASN

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi pelaksana tugas (Plt) dipangkas. Kini hanya menerima 20 persen.

Kepala Bidang Kinerja Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Munandar mengatakan pemangkasan TPP bagi Plt itu sesuai dengan arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Selama ini, kata dia, pejabat yang memegang dua jabatan sekaligus tetap menerima TPP dari jabatan sementaranya. Sehingga mendapat dua sumber penghasilan dalam sebulan.

“Di jabatan definitifnya dia bisa terima TPP 100 persen. Di jabatan Plt sebelumnya menerima 75 persen, tetapi sekarang berubah menjadi 20 persen saja,” ujarnya, Rabu (3/2/2021).

Kebijakan ini disebutnya mulai berlaku untuk pencairan TPP Januari. Sebab, regulasi dari Kemendagri keluar pada Desember 2020 lalu. Daerah bisa menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Sisa menunggu peraturan wali kota (perwali) diterbitkan.

“Penetapan 20 persen ini hasil rapat dari Bagian Hukum, Bagian Organisasi Tata Kelola Pemerintahan, dan BKD. Nilai itu sebagai tambahan beban kerja karena ada tugas lebih,” terangnya.

Kabag Hukum Setda Kota Makassar, Hari mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan BKPSDM terkait rencana pengurangan TPP bagi Plt. Sesegara mungkin perwali sudah diterbitkan.

“Saya kira wajar itu. Karena itu aturan mempunya tentu punya keadilan dan manfaat. Cuma itu harus diatur dan dipastikan lewat hukum. Kalau sudah ada drafnya segera ditindaklanjuti,” ucapnya.

Komentar