Pekerja Angkasa Pura Support Demo, Poros Makassar-Maros Macet 7 Km

Rabu, 3 Februari 2021 16:58

Suasana Jalan Ooros Maros-Makassar tepatnya di Batangase Kecamatan Mandai mengalami kemacetan Rabu, 3 Januari. (Arini/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAROS — Aksi unjuk rasa ratusan pekerja PT Angkasa Pura Support yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Maros berdampak terhadap arus lalu lintas di Jalan Poros Maros, Rabu (3/2/2021).

Ini disebabkan massa yang sempat memblokade satu arah jalan menuju Makassar dengan membakar ban. Bahkan kemacetan panjang sempat terjadi hingga kurang lebih 7 kilometer.

Pantauan fajar.co.id kemacetan terjadi mulai dari depan Kantor APS hingga Batangase Kecamatan Mandai.

Personel Satuan Lalu Lintas Polres Maros pun nampak terus mengatur arus lalu lintas dan mengurai kemacetan.

Dalam aksinya itu mereka menuntut persoalan upah yang jauh di bawah standar Upah Minimum Provinsi (UMP).

Ketua KSPSI Maros, Muhammad Ridwan mengatakan pihaknya sudah beberapa kali melakukan negosiasi dengan pihak PT Angkasa Pura Supports.

Namun persoalan upah pekerja tak kunjung direalisasikan, padahal sudah ada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

“Sejak bulan Juli 2020 lalu, dengan alasan pandemi Covid-19, teman-teman pekerja digaji jauh dari kata layak, padahal Angkasa Pura Supports sudah berjanji menjelesaikan persoalan ini. Akan tetapi sampai tidak direalisasikan,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan kalau tahun sebelumnya PT Angkasa Pura Supports membuat kontrak kerja tahunan untuk para pakerja. Akan tetapi sejak bulan Januari 2021, kontraknya menjadi bulanan.

Komentar