Program PEN Habiskan Dana Ratusan Triliun, Rizal Ramli: Hasilnya Memble

Rabu, 3 Februari 2021 20:00

Rizal Ramli

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ekonom senior, Rizal Ramli memberikan kritik keras atas pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dijalankan pemerintah.

Diketahui program PEN merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian. Selain penanganan krisis kesehatan, Pemerintah juga menjalankan program PEN sebagai respon atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi.

“Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan dana & kewenangan super besar hasilnya memble karena tidak fokus,” kata Rizal dikutip fajar.co.id di akun Twitternya, Rabu (3/2/2021).

Selain program yang tidak fokus, Mantan Menko Perekonomian itu menyebutkan banyak hal yang kontradiktif dalam pelaksanaan PEN.

“Banyak kontradiksi: beri sttimulus, tapi kredit negatif & daya beli diplojotin: BPJS naik, pajakin token & pulsa. Tidak ada Dirigen ekonomi @jokowi,” sebutnya.

Diketahui, realisasi anggaran PEN untuk tahun 2020 yaitu hingga akhir 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp579,78 triliun atau 83,4 persen dari pagu Rp695,2 triliun.

Realisasi tersebut meliputi bidang kesehatan Rp63,51 triliun dari pagu Rp99,5 triliun, perlindungan sosial Rp220,39 triliun dari pagu Rp230,21 triliun, serta sektoral K/L dan pemda Rp66,59 triliun dari pagu Rp67,86 triliun.

Selanjutnya UMKM Rp112,44 triliun dari pagu Rp116,31 triliun, pembiayaan korporasi Rp60,73 triliun dari pagu Rp60,73 triliun, serta insentif usaha Rp56,12 triliun dari pagu Rp120,61 triliun.

Sementara di tahun 2021 2021 mencapai Rp403,9 triliun atau naik dari rencana sebelumnya Rp372,3 triliun. (msn/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI