Saudi Tutup Pintu Masuk, Jadwal Pemberangkatan Umrah Direschedule

Rabu, 3 Februari 2021 16:44

Suasana umrah saat Pandemi. (AFP)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI), Firman M Nur menegaskan, pihaknya menghormati keputusan yang diambil Pemerintah Arab Saudi yang menangguhkan sementara izin masuk ke wilayah Kerajaan bagi 20 negara, termasuk Indonesia. Hal ini sebagai langkah pencegahan dan mengendalikan penyebaran virus corona varian baru.

“Kami menerima informasi dari otoritas Kerajaan Saudi tadi malam, bahwasannya Saudi kembali menangguhkan izin masuk bagi 20 negara, termasuk Indonesia. AMPHURI menghormati atas keputusan Kerajaan Saudi tersebut yang didasari sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona varian baru,” kata Firman M Nur saat dihubungi, Rabu (3/2/2021).

Sebelumnya, kata Firman, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, pada hari Selasa (2/2/2021) malam, mengumumkan penangguhan sementara kedatangan warga asing dari 20 negara dunia.

Keputusan ini mulai berlaku hari ini, Rabu (3/2/2021) pukul 9 malam, kecuali bagi warga negara Saudi, diplomat, praktisi kesehatan dan keluarga mereka.

Keputusan tersebut diambil atas dasar rekomendasi otoritas kesehatan Kerajaan Saudi yang menilai masih adanya wabah pandemi dan munculnya varian baru dari covid-19.

“Maka, sesuai dengan tindakan pencegahan dan pencegahan yang direkomendasikan oleh otoritas kesehatan, pada hari ini Pemerintah Saudi kembali menutup pintu masuk,” ujarnya.

Firman mengakui, penangguhan ini berakibat pada keberangkatan jamaah umrah asal Indonesia, sebab Indonesia termasuk dari 20 negara tersebut. Karena itu, pihaknya meminta kepada penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) dan anggota AMPHURI lainnya untuk segera melakukan penjadwalan ulang.

Komentar