Dugaan Warga AS Jadi Bupati, Luqman Hakim: Sistem Data Kependudukan Masih Amburadul

Kamis, 4 Februari 2021 20:00

Luqman Hakim (FOTO: Twitter @LuqmanBeerNKR)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim meminta parlemen segera memanggil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Pasalnya, belakangan muncul polemik kewarganegaraan Bupati terpilih Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Orient P Riwu Kore.

“Secepatnya memanggil Mendagri untuk membahas kejadian ini,” ujar Luqman dalam keterangan resminya kepada awak media, Kamis (4/2).

Diketahui Orient disebut berstatus warga negara Amerika Serikat.

Namun, Orient memiliki e-KTP Indonesia dan telah digunakannya untuk mendaftar sebagai kontestan Pilkada serentak 2020.

Luqman menuturkan, lolosnya Orient menjadi kontestan Pilkada 2020 sangat memalukan dan memprihatinkan.

“Sekaligus menunjukkan sistem data kependudukan di Indonesia masih amburadul,” ujar dia.

Oleh sebab itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus gerak cepat memperbaiki sistem kependudukan.

Dengan begitu, katanya, peristiwa serupa tidak terjadi ke depan.

“Pak Jenderal Tito sebagai Mendagri dengan pengalamannya sebagai Kapolri, saya percaya dapat memperbaiki problem sistem kependudukan secara cepat dan tepat,” ungkap dia.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sabu Raijua Yudi Tagi Huma membenarkan bahwa bupati terpilih Orient P Riwu Kore adalah warga negara Amerika Serikat.

Yudi menyatakan pihaknya sudah mendapat laporan Kedutaan Besar Amerika Serikat bahwa bupati terpilih Orient P Riwu Kore merupakan warga negara Paman Sam.

Bagikan berita ini:
1
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar