Ibu Muda Tewas Disambar Petir

Kamis, 4 Februari 2021 09:46

PETIR : Korban tewas disambar petir saat menghangatkan badan di tungku usai mandi, bersama lima anggota keluarganya. (istimewa)

FAJAR.CO.ID, BALI — Naas menimpa Ni Komang Indah, warga Dusun Pinggan, Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Bangli. Perempuan berusia 25 tahun itu meninggal disambar petir saat ngidu (menghangatkan badan di depan tungku), Selasa (2/2) sore. 

Kepala Dusun Pinggan I Nyoman Nyangleg mengatakan, beberapa hari ini wilayah Pinggan diguyur hujan. Pun demikian saat kejadian. Berdasar keterangan pihak keluarga, Nyangleg menuturkan bahwa korban ngidu setelah sebelumnya mandi. 

Korban ngidu bersama lima orang lainnya, yakni suaminya, dua orang anaknya yang masih kecil dan kerabat lain. Tiba-tiba petir menggelegar, menyambar korban dari belakang. Seketika, mereka yang tengah menghangatkan badan terpental. “Mungkin Tuhan berkehendak lain, satu yang kena. Yang lain selamat, tapi terpental,” tutur Nyangleg, Rabu (3/2).

Selain menimbulkan korban jiwa, petir juga menghanguskan kabel listrik di gubuk bambu tempat korban ngidu. Atap bangunan persis di atas korban duduk juga rusak. 

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kintamani Kompol I Made Sutarjana membenarkan bahwa korban disambar petir saat ngidu. Korban tidak sempat dilarikan ke rumah sakit. Dia meninggal di lokasi kejadian. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kintamani V,  korban mengalami luka bakar dan lebam pada bahu sebelah kiri hingga ke dada.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarganya menyatakan menerima kejadian itu sebagai musibah. Tidak berkenan dilakukan otopsi. “Mungkin karena pihak keluarga sudah mengetahui kejadiannya, korban meninggal disambar petir,” ungkap Sutarjana. 

Komentar