Kadispar Makassar Dinonjobkan Buntut Hangusnya Dana Hibah, Anggiat Sinaga: No Comment Saya, Takut salah

Kamis, 4 Februari 2021 14:35

Anggiat Sinaga

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga enggan menanggapi lebih jauh terkait dicopotnya Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Madjid dari jabatannya.

Pemberhentian sementara Rusmayani Majid diindikasi lantaran persoalan dana hibah pariwisata bagi industri hotel dan restoran yang batal cair.

Kepala Dinas yang karib disapa Maya itu dicopot dari jabatannya melalui surat keputusan (SK) pemberhentian sementara pada Kamis, 4 Februari yang diteken Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin tertanggal 2 Februari 2021.

“Saya tidak dalam kapasitas komentari itu,” jawab Anggiat Sinaga saat dihubungi fajar.co.id, Kamis (4/2/2021).

Saat ditanya lebih jauh akan pemecatan Kadispar yang disinyalir berkaitan dengan dana hibah yang ‘hangus’, Anggiat memilih diam.

“No comment saya. Takut salah nantinya,” singkat Anggiat yang General Manager Hotel Claro Makassar itu.

Kemarin, Rabu (3/2/2021) BPD PHRI Sulsel menggelar Aksi Keprihatinan terkait belum cairnya dana hibah bagi Pelaku Pariwisata yang terdampak COVID 19 di DPRD lalu dilanjutkan ke Balaikota Makassar.

Tuntutan PHRI jelas, yakni meminta pemerintah kota melakukan langkah agar pencairan bisa secepatnya. Upaya diskresi bisa dilakukan. Dewan diharapkan mendukung langkah tersebut. Mengingat okupansi hotel di Makassar sangat sepi selama pandemi Covid-19.

“Pj Walikota bisa lakukan diskresi ke pusat untuk pencairan dana hibah. Banyak orang yang bekerja di situ. Cairkan kodong itu dana hibah, kami sangat butuhkan,” seru Anggiat.

Komentar


VIDEO TERKINI