Lantigiang; Mau Dibawa ke Mana?

Kamis, 4 Februari 2021 20:32

Pulau Lantigiang. (int)

Olehnya itu, saya optimis kalau keterlibatan pihak swasta diberi kemudahan untuk mengelola sektor pariwisata maka dengan cepat akan berkembang dan dipadati oleh pengunjung baik dari dalam negeri maupun dari luar.

Beberapa sumber juga membenarkan bahwa mustahil sektor pariwisata dapat berkembang dengan baik jika tidak melibatkan swasta baik lokal maupun dari luar negeri. Karena yang bersangkutan akan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mendatangkan wisatawan. Tentu akan rugi baginya jika tidak ada yang datang menikmatinya.

Mengapa harus swasta?

Pertama yang harus dipahami bahwa pemerintah bukan Profit Oriented sehingga dalam menggenjot sektor pariwisata serba diatur oleh kedinasan tetapi pihak swasta justru akan lebih berpikir profit sehingga atas konsep dasar itu bisa menjadi alasan untuk melibatkannya.

Kedua sektor pariwisata itu bukan menyangkut hajat hidup orang banyak, seperti air yang pengelolaannya menjadi sebuah keniscayaan bagi PDAM. Artinya untuk mengembangkan sektor pariwista tidak boleh ada monopoli bahwa harus pemerintah melalui dinas kepariwisataan.

Ketiga dari sisi manajemen, pihak swasta akan lebih professional dalam sistem pengelolaan karena landasannya profit oriented tadi, dibandingkan pemerintah yang mungkin bekerja hanya untuk tidak ingin menggugurkan kewajiban.

Jadi menurut hemat saya yang bukan siapa-siapa dalam polemik Lantigiang, bahwa sangat sederhana jika sekiranya sedari awal semua pihak mau duduk bersama mencari jalan keluarnya dan tidak perlu proses ini sampai ke ranah hukum.

Komentar


VIDEO TERKINI