Satu Terduga Teroris Terbukti Buat Rangkaian Bom Elektrik

Kamis, 4 Februari 2021 14:53

Terduga Teroris Diberangkatkan Ke Jakarta

FAJAR.CO.ID, MAROS – Sejumlah terduga teroris yang ditangkap di beberapa wilayah di Sulsel pada Januari 2021 lalu, telah dimintai keterangan di Polda Sulsel.

Setelah diperiksa selama hampir satu bulan lamanya, terungkap ada salah satu terduga teroris berinisial AA yang telah merangkai bom elektrik.

“Dari hasil pemeriksaan dan barang bukti yang diamankan, ditemukan fakta bahwa tersangka berinisial AA telah membuat rangkaian bom berupa rangkaian sistem elektrik push off dan push on,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam, Kamis (4/2/2021).

Namun sasaran untuk meledakkan bom itu belum diketahui karena lebih dulu telah tertangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Enrekang pada Januari 2021 lalu.

Namun yang jelas, lanjut jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 ini, sebagian terduga teroris ini adalah keluarga dari pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Filiphina pada Agustus 2020 lalu.

“Sebagian tersangka yang diamankan merupakan keluarga dari pelaku bom bunuh diri di gereja Katedral, Zulu, Filiphina yang pasangan suami istri atas nama Rulli Rian Rieke dan Ulfa Handayani,” tambah dia.

Dikerahui, proses pemberangkatan sejumlah terduga teroris di Bandara Lama Sultan Hasanuddin telah dilakukan, Kamis (4/2/2021) pukul 09.30 Wita tadi.

Prosesnya pun sempat mendapat pengawalan sangat ekstra dari sejumlah aparat kepolisian berseragam serba hitam dan bersenjata laras panjang.

Komentar