Tak Setuju Istilah Pelakor, Awkarin: Selingkuh Itu Karena Mau Sama Mau

Kamis, 4 Februari 2021 18:47

Foto: Instagram Awkarin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Sekarang ini istilah pelakor alias perebut laki orang kerap dipakai untuk perempuan yang dicap sebagai orang salah dalam perselingkuhan.

Namun, tidak semua sepakat soal tersebut. Salah satunya, bagi selebgram Karin Novilda. Pemilik nama sapaan Awkarin ini, perselikuhan terjadi lantaran baik perempuan dan laki-laki dalam keadaan sadar mau sama mau untuk berhubungan.

Hal ini ditegaskan Awkarin di akun Instagramnya, Kamis (4/2/2021). Awkarin paham benar sakitnya diselingkuhi, sebab beberapa kali dirinya jadi korban.

Namun, hanya menyalahkan perempuan lain atas kandasnya hubungan karena perselingkuhan manurutnya bukan hal bijak.

“Walaupun gue diselingkuhin berkali-kali, gue tetap enggak setuju sama konsep pelakor. Karena laki-laki bukan sebuah objek yang bisa direbut. Selingkuh itu terjadi karena adanya mutual feeling (mau sama mau). Jadi kenapa nyalahin perempuannya saja?,” tegasnya.

Dia juga merepost unggahan akun @geoliveid tentang arti perebut.

“Perebut menurut KBBI dalah orang yang mengambil secara paksa milik orang lain. Sementara, manusia punya akal pikiran untuk memutuskan. Laki-laki bukan barang yang bisa diambil, melainkan manusia yang membuat keputusan untuk berselingkuh,” jelasnya.

Awkarin pun sepakat untuk tidak lagi menggunakan istilah pelakor untuk hubungan perselingkuhan. “Jangan lagi pakai istilah pelakor,” unggahnya. (pojoksatu/fajar)

Komentar