23 Terduga Teroris Ditangkap, FPI Bantah Ada Anggotanya Terlibat

Jumat, 5 Februari 2021 15:14

FPI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penangkapan 23 terduga teroris di di Sulsel pada 6 Januari 2021 lalu menguak fakta terbaru. Polisi mengungkap, beberapa dari mereka adalah anggota Front Pembela Islam (FPI).

Diketahui, nama FPI sendiri kini berganti nama menjadi Front Persaudaraan Islam (FPI) beberapa waktu lalu, sejak pimpinannya, Habib Rizieq Shihab berurusan dengan polisi.

Berlanjut ke soal anggota FPI ikut tertangkap Densus 88 dan juga ikut mendukung gerakan ISIS di Suriah yakni lelaki berinisial AA, dibantah oleh DPD FPI Sulsel.

Dalam rilis yang diterima jurnalis Fajar.co.id dari Juru Bicara FPI Sulsel, Ustaz Arman, membantah keras bahwa AA adalah anggota ormas berseragam serba putih ini.

Berikut isi klarifikasi DPD FPI Sulsel yang diterima baru-baru ini:

  1. AA tidak terdaftar sebagai anggota FPI Makassar maupun di kota atau di kabupaten di Sulsel.
  2. AA pernah ikut kegiatan yang dilakukan oleh anggota Laskar FPI Makassar. Maka secara tidak otomatis, AA menjadi anggota FPI.
  3. Acara taklim FPI yang dilaksanakan setiap hari Sabtu setelah salat Isya, adalah acara yang terbuka untuk umum. Sehingga siapa pun bisa hadir dan ikut dalam acara taklim tersebut.
  4. Membantah keras pernyataan AA yang pernah ikut baiat dukungan ISIS yang dilakukan ke bekas Markas Laskar FPI di Jalan Sungai Limboto.

Adapun acara yang dilaksanakan pada saat itu, adalah diskusi umum terkait kondisi perpolitikan dunia secara global yang dihadiri oleh tiga narasumber, yakni H Munarwan, Ustaz Basri (almarhum), dan Ustaz Fauzan (almarhum).

Komentar