Ketersediaan Kamar Terus Menurun, Surabaya Butuh RS Darurat Tambahan

Jumat, 5 Februari 2021 21:02

Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. Foto: Antara

FAJAR.CO.ID, SURABAYAA–Bed occupancy rate (BOR) atau ketersediaan kamar rumah sakit di Surabaya mulai menurun. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menyampaikan, penurunan BOR di Surabaya sebanyak 10 persen sejak Rabu (3/2).

”Berdasar laporan hari ini (5/2), BOR sudah mencapai 63 persen. Sementara untuk ICU di Surabaya, masih di angka 84 persen,” tutur Whisnu ketika ditemui pada Jumat (5/2).

Whisnu berharap BOR di Surabaya minggu ini bisa menurun hingga angka 50 persen. Sehingga, penanganan pasien Covid-19 bisa lebih efektif.

Ketika ditanya soal pembukaan Rumah Sakit Darurat Covid-19 yang dikelola Siloam Hospital di area mal City of Tomorrow (Cito), Whisnu mengatakan, masih berkoordinasi dengan berbagai pihak.

”Kami masih bicara dengan warga, penghuni, pemilik, dan pengelola tenant di Cito. Rencananya pintu masuk ada di sebelah kanan Cito, di Jalan Dukuh Menanggal itu. Sudah minta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk penggunaannya. Soalnya kan banyak yang biasa parkir di situ,” tutur Whisnu.

Bagikan berita ini:
6
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar