Polisi Irit Bicara soal Kasus Pelecehan Seksual oleh Pimpinan Bank

Jumat, 5 Februari 2021 19:31

Ilustrasi tindak pelecehan seksual. Foto: Dokumen JPNN.com

FAJAR.CO.ID, BANTAENG – Kasus dugaan pelecehan seksual di salah satu bank di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih didalami oleh aparat kepolisian.

Pimpinan bank berinisial ES, 43 tahun yang dipolisikan karena diduga telah mencium pegawainya, Khaerunnisa, 28 tahun di kantornya itu pada 18 Desember 2020 lalu.

Dua bulan berlalu, Sat Reskrim Polres Bantaeng telah meminta keterangan pelapor dan terlapor, dalam waktu yang berbeda.

ES telah dimintai klarifikasi soal tuduhan yang tertuju pada dirinya. Hingga sampai saat ini, polisi belum menjelaskan detail, soal perkembangan kasus pelecehan seksual ini.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Abdul Haris, tampak masih irit bicara soal perkembagan kasus yang sudah berjalan satu bulan lebih ini di satuan yang ia pimpin.

Saat ditanya terkait status hukum terhadap ES, perwira polisi tiga balok ini hanya menjawab dengan singkat.

“Masih proses lidik,” singkat dia, Jumat (5/2/2021).

Dia hanya membenarkan jika terlapor itu merupakan pimpinan bank di sana. Hal senada juga diungkapkan oleh Paur Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri.

Bagikan berita ini:
4
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar