Soal Pulau Lantigiang, Nurdin Abdullah: Apapun Alasannya Tidak Diperjual-belikan

Jumat, 5 Februari 2021 14:37

Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Nurdin Abdullah tegas memperingatkan bahwa Pulau Lantigiang di Kabupaten Selayar, tidak boleh diperjual-belikan. Alasannya, pulau tersebut masuk dalam kawasan Taman Nasional Takabonerate.

“Itu masuk dalam Taman Nasional Takabonerate, itu tidak boleh (dijual) apapun alibinya. Karena itu juga dalam rangka menjaga keseimbangan alam,” tegas Nurdin saat ditemui usai melakukan vaksinasi kedua di RS Dadi Makassar, Jumat (5/2/2021).

Nurdin menjelaskan, adapun alasan sang pembeli ingin memanfaatkan pulau tersebut untuk pariwisata, ia menyarankan untuk pulau lainnya. Sebab, untuk pulau yang masuk dalam kawasan taman, tidak diperbolehkan.

“Kalau untuk destinasi, silahkan. Di Selayar terdapat sekitar 130 pulau. Banyak pulau lain yang bisa mereka kerja sama, di luar dari taman nasional, karena itu dilindungi,” jelasnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kepulauan Selayar untuk bersama-sama melindungi Pulau Lantigiang yang sangat strategis, dan pulau-pulau lainnya yang masuk kawasan Taman Nasional.

Kasus jual-beli Pulau Lantigiang ini bermula dari warga Selayar yang menikah dengan orang Jerman. Kemudian mencoba melakukan negosiasi pembelian dengan kepala desa.

Si warga telah melakukan transaksi dengan memberikan DP Rp10 juta dari harga total Rp900 juta.

Selanjutnya Bupati Selayar yang mengetahui itu langsung mengambil langkah-langkah hukum dan saat ini sedang ditangani pihak kepolisian.

Komentar


VIDEO TERKINI