Surat AHY ke Jokowi Soal Kudeta Tak Berbalas

Jumat, 5 Februari 2021 14:22

AHY saat mengumumkan adanya upaya kudeta partai yang dipimpinnya.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Surat yang dilayangkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ke Presiden Jokowi tak berbalas. Alasannya, surat yang menyeret orang di lingkungan Istana dalam dugaan rencana kudeta merupakan persoalan internal partai.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, pihaknya telah menerima surat tersebut yang diantar langsung oleh Sekjen Demokrat. Menurutntya, persoalan yang saat ini dihadapi oleh Partai Demokrat bisa diselesaikan secara internal. Jelas, aturannya sudah tertuang di AD/ART partai.

“Kami rasa kami tidak perlu membahas surat tersebut. Karena merupakan dinamika partai. Dan ini adalah perihal rumah tangga internal partai,” kata Pratikno, Kamis (4/2).

Sementara itu, Politisi Demokrat Herman Khaeron memaparkan kronologi yang tengah membelengu partainya tersebut. Menurutnya, upaya kudeta telah dilakukan sejak Desember 2020 lalu oleh sejumlah pihak.

Pihaknya telah memantau adanya aktivitas dan pergerakan. Awalnya, pergerakan tersebut dianggap dinamika internal. Dan dirinya percaya jika hal tersebut bisa diselesaikan. Selanjutnya, upaya tersebut berlanjut dengan menggelar pertemuan yang berlangsung pada akhir Januari 2021.

Pihaknya kemudian kaget mengetahui ada pihak eksternal yang diduga terlibat dalam upaya kudeta tersebut. Selanjutnya, AHY langsung merespons gerakan tersebut dengan mengonsolidasikan pengurus dari seluruh tingkatan, mulai dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Menurutnya, seluruh tingkatan masih solid mendukung AHY untuk tetap menduduki posisi ketua umum.

Komentar