Terduga Teroris yang Tertangkap di Sulsel Terancam Hukuman Seumur Hidup

Jumat, 5 Februari 2021 11:33

Proses pemberangkatan sejumlah terduga teroris di Bandara Lama Sultan Hasanuddin telah dilakukan, Kamis (4/2/2021) puku...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sejumlah terduga teroris yang tertangkap di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel), telah tiba ke Jakarta sejak kemarin.

Mereka diangkut di kawasan bandara lama Sultan Hasanuddin, dengan pengawalan ekstra ketat oleh Tim Gegana Brimob Polda Sulsel.

19 terduga teroris yang dibawa ke sana untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di Jakarta.

Kapolda Sulsel, Irjen Merdisyam, mengatakan, semuanya dijerat pasal yang sama.

“Seluruh tersangka yang ditangkap akan dikenakan Pasal 15 Jo 7 UU Nomor 6 tahun 2018 ancaman hukuman seumur hidup,” katanya kepada wartawan.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 ini bilang, 23 terduga teroris ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri, pada Januari 2021 lalu.

Mereka ditangkap lokasi yang berbeda. Ada di Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Enrekang.

Namun saat proses penangkapan, dua di antaranya tewas tertembak berinisial MR dan SA. Sedangkan satu orang berinisial I terluka dan dirawat di RS Bhayangkara.

Selebihnya, mereka dibawa ke Polda Sulsel untuk proses lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, satu orang dipulangkan karena tidak terlibat dalam tindak pidana teroris itu.

Sisanya sebanyak 19 orang diterbangkan ke Jakarta kemarin. Semua yang ditahan merupakan kelompok Jemaah Asharut Daulah (JAD), yang mendukung gerakan ISIS.

Terbukti, kata Irjen Merdi, dua terduga teroris yang tewas itu berperan sebagai baiat atau yang melantik pimpinan ISIS.

“Ada tersangka yang merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI) yang merakit bom elektrik dan membaiat atau melantik anggota ISIS,” terang jenderal bintang dua ini. (Ishak/fajar)

Komentar