Yakin Jokowi Sudah Tegur Moeldoko, Andi Arief: Sisa-sisa Feodalisme, Tugas Partai untuk Mendidik

Jumat, 5 Februari 2021 11:21

Andi Arief (Dok: FIN/Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politisi Partai Demokrat, Andi Arief menyebut Presiden Jokowi sudah menegur Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Selain Andi, politisi Demokrat yang lain juga meyakini itu.

Sebagai aktivis prodemokrasi pada era 1990-an, Andi berkeyakinan Presiden Jokowi sudah menegur mantan Panglima TNI Jenderal Purn Moeldoko atas upaya kudeta terhadap Partai Demokrat.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (DPP) Partai Demokrat ini pun berharap agar Moeldoko insyaf dan tidak mengulangi kesalahan serupa.

“KSP Moeldoko sudah ditegur Pak Jokowi. Mudah-mudahan tidak mengulangi perbuatan tercela terhadap Partai Demokrat,” ujar Andi Arief melalui akun Twitter@Andiarief_, Jumat (5/2).

Sementara untuk penggalangan kudeta yang dilakukan oleh senior partai Demokrat, Andi Arief mengaku mampu memaklumi hal tersebut.

Menurutnya, para senior memang banyak yang kurang legowo Partai Demokrat dipimpin oleh generasi muda seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Buat beberapa senior partai yang kecewa dan kurang legowo dipimpin generasi muda (AHY), kami maklumi. Itu sisa-sisa feodalisme, tugas partai untuk mendidik,” katanya.

Senada Wasekjen Demokrat, Renanda Bachtar juga meyakini KSP Moeldoko sudah ditegur Presiden Jokowi.

Renanda juga menghormati tanggapan yang dipilih Istana Negara atas jawaban surat yang dilayangkan Ketum AHY.

Keyakinan tersebut didasari pada sikap Moeldoko yang cenderung gugup saat jumpa pers.

Komentar