18.517 Nakes di Sulsel Telah Divaksin

Sabtu, 6 Februari 2021 13:49

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah disuntik dosis kedua vaksin COVID-19 produksi Sinovac di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, di Jalan Lanto Dg. Pasewang, Makassar, Jumat, 5 Februari. Penyuntikan dosis kedua vaksin COVID-19 ke Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah tersebut sebagai lanjutan vaksinasi COVID-19 tahap pertama 22 Januari 2021 lalu. IDHAM AMA/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR, — Hampir sebulan sejak 14 Januari lalu, program vaksinasi berjalan di Sulsel.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sulsel, sekitar 50 ribu nakes yang menjadi sasaran vaksin di Sulsel. Hanya saja, baru 18517 tenaga kesehatan (nakes) yang telah divaksin atau sekitar 38 persen hingga saat ini.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari, mengatakan bahwa vaksinasi di Makasssar akan dirampungkan sesegera mungkin.

“Per tadi malam saya terima laporan sudah 37 persen sasaran yang telah divaksinasi. Vaksinasi ini banyak sasarannya terutama di Makassar. Jadinya kita dorong ini supaya cepat di Makassar dari sisi jumlah pencapaian kita bisa dorong. Jumlahnya 18.517 nakes,” kata Muhammad Ichsan Mustari, Jumat, (5/2/2021).

Ichsan menjelaskan, distribusi vaksin telah dikirim ke 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Bahkan masing-masing kabupaten/kota tersebut telah menyelenggarakan vaksinasi bagi para nakes yang ada di daerahnya.

“Tapi kabupaten yang lain sudah semua. Sudah semua melaksanakan vaksinasi. 24 (kota/kabupaten). Iya kan belum jalan sampai akhir Februari. Semuanya divaksin yang untuk kabupaten/kota sudah didistribusikan semua,” beber Ichsan Mustari.

Untuk tahap kedua, kata Ichsan, masih sementara menunggu petunjuk dari pusat. Karena Provinsi hanyalah pendukung, sedangkan yang menjadi pelaksan adalah pemerintah pusat. Sehingga semua data vaksinasi dipegang oleh pemerintah pusat.

“Kita menunggu untuk vaksin bulan 3 para wartawan TNI, Polri, Ojol, para pemberi layanan publik. Pelaksana bukan (pemprov), pendukung. Pelaksananya itu pusat,” pungkasnya.

Komentar