Anies Raih Pahlawan Transportasi Dunia, Ferdinand ‘Kepanasan’, Netizen: Iri Bilang Bos….

Sabtu, 6 Februari 2021 09:57

Foto Kolase Ferdinand Hutahaean dan Anies Baswedan (Istimewa/FIN)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean nampak tak sepakat jika Gubernur DKI Jakarta dimasukan dalam 21 tokoh pahlawan transportasi, versi Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI).

Ferdinand menilai, apa yang diperoleh Anies merupakan hasil karya dari era Gubernur sebelumnya.

“Transportasi berkelanjutan di Jakarta itu dimulai dari Busway oleh Sutiyoso, LRT dan MRT era Jokowi Ahok dan bus/transportasi penumpan era Jokowi Ahok juga. Dan atas itulah Pemprov DKI Jakarta menerima penghargaan dr TUMI diwakili Anies sebagai Gubernur.Anies tak bangun apa-apa,” tulis Ferdinand Hutahaean di twitternya, Jumat (5/2).

Ferdinand menilai, Anies tak membangun apa-apa terkait transportasi. Sehingga Anies hanya menerima penghargaan itu untuk mewakili Pemprov DKI Jakarta.

“Anies dapat penghargaan itu sebagai Gubernur yang mewakili Pemprov DKI Jakarta yang sejak era Soetiyoso hingga Ahok berhasil membangun transportasi berkelanjutan. Ada yang bisa sebutkan transportasi apa yg dibangun Anies? Ayo jujur..!” tulis Ferdinand.

Lebih lanjut, Ferdinan menyindir Anies bahwa dia dan pendukungnya seharunya malu membanggakan diri terkait penghargaan tersebut. Anies hanya bisa mewarnai trotoar.

“Nies, kamu dan pendukung mu ngga malu banggain diri menerima penghargaan soal transportasi Jakarta sementara kamu ngga bangun apa-apa soal transportasi? Jakarta tau km cm jago mewarnai, tapi kenapa belum terima penghargaan mewarnai?” demikian cuit Ferdinand Hutahaean.

Komentar