Covid-19 Melandai, Prof Ridwan: Sekolah Tatap Muka di Sulsel Masih Berisiko

Sabtu, 6 Februari 2021 18:36

Prof Ridwan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pakar Epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Ridwan Amiruddin menyebut kasus Covid-19 di Sulsel sudah mulai melandai. Kendati demikian, ia menegaskan pelaksanaan sekolah tatap muka di Sulsel belum bisa dilakukan.

“Masih sangat berisiko untuk membuka sekolah pada situasi ini,” kata Prof Ridwan Amiruddin, kepada Fajar.co.id, ketika dihubungi via telepon, Sabtu (6/2/2021).

Penyelenggaraan sekolah tatap muka di Sulawesi Selatan hingga kini masih menjadi hal yang ditunggu-tunggu. Pasalnya, pemerintah sebelumnya telah mengumumkan sekolah tatap muka akan kembali dilakukan di Januari 2021. Akan tetapi dinyatakan batal karena kasus Covid-19 naik drastis.

“Aturan kementerian itu aturan pembukaan sekolah itu bisa dillaksanakan untuk wilayah zona hijau. Sedangkan saat ini untuk sulawesi selatan itu 50 persen kuning 50 persen oranye,” lanjut Ridwan menjelaskan.

Berdasarkan data situasi dan perkembangan pengendalian dan penanganan Covid-19 Sulsel pada hari ke 323 Jumat, (5/2/2021) jumlah kasus positif aktif sebanyak 49.692. Adapun penambahannya per hari ini sebesar 226.

“Peningkatan kasus terkonfirmasi per hari ini, itu sekitar 226. Dengan angka pertumbuhan sekarang itu 0,8 – 0,95 persen. Untuk yang dirawat di wisata Covid ada 13,5 persen. Kematian semakin menurun diangka 1,5 persen,” jelas Ridwan.

Adapun angka kesembuhan bertambah 264 sehingga secara keseluruhan sebanyak 44.631. Jumlah yang meninggal sebanyak 755, dimana tambahannya sebesar 3 orang. Peningkatan tes PCR sebesar 368.763, sehingga total keseluruhan 2.247.

Komentar