Densus 88 Dalami Keterlibatan Munarman dengan Jaringan Teroris Isis

Sabtu, 6 Februari 2021 13:17

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dan Munarman

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Nama mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman disebut-sebut terkait jaringan terorisme Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi ke ISIS. Polri pun kini tengah mendalami informasi tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri tengah mendalami keterkaitan Munarman dengan jaringan teroris JAD. Sebab, Munarman disebut-sebut menghadiri pembaiatan para simpatisan FPI kepada ISIS di Makassar, Sulawesi Selatan, pada tahun 2015.

“Masih menunggu kerja dari Densus 88. Namun, siapa pun yang terlibat dalam tindak pidana pasti akan dimintakan pertanggungjawaban hukumnya,” katanya, Jumat (5/2).

Nama Munarman muncul dari video pengakuan salah satu terduga teroris. Munarman disebut pernah hadir dalam latihan fisik atau idad anggota JAD Makassar.

“Apabila yang bersangkutan ada keterlibatan, tentunya Densus 88 akan proses sesuai peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Diketahui, pada Kamis (4/2), Densus 88 Antiteror Polri menerbangkan 26 tersangka teroris dari Gorontalo dan Makassar ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Teroris yang berasal dari Gorontalo sebanyak tujuh orang dan 19 dari Makassar.

Kelompok Gorontalo ini dikenal dengan Ihwal Pakuato yang merupakan jaringan JAD yang berafiliasi ke ISIS. Begitu pula, kelompok teroris Makassar merupakan jaringan JAD. Belasan teroris yang ditangkap di Makassar ini juga diketahui merupakan anggota FPI Makassar.

Komentar