Direktur RS Dadi Usulkan Pasien Gangguan Jiwa Prioritas Vaksin Covid-19

Sabtu, 6 Februari 2021 21:24

Direktur RS Dadi, Arman Bausat.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Direktur Rumah Sakit Dadi Makassar, Arman Bausat, mengungkapkan bahwa ia telah mengusulkan pasien gangguan jiwa jadi prioritas penerima vaksin Covid-19 kepada Kepala Dinas Kesehatan.

Akan tetapi, menurutnya, yang menjadi kendala dalam pengusulan pasien gangguan jiwa sebagai prioritas vaksin yakni pemerintah telah menetapkan siapa saja yang menjadi prioritas vaksin berdasarkan kebutuhan. Sedangkan pasien gangguan jiwa tidak masuk dalam daftar prioritas tersebut.

“Oh iya, sudah (ajukan usulan). Cuman ini kan sekarang saya sudah komunikasikan tapi memang program pemerintah sudah fix nakes (tenaga kesehatan) dulu. Nanti mungkin lagi dipertimbangkan. Saya sudah komunikasikan kemarin dengan Pak Dinkes Kesehatan,” kata Arman Bausat, kepada Fajar.co.id, Jumat (5/2/2021).

Lebih lanjut, Alumni Kedokteran Unhas tersebut menegaskan, ia akan terus melakukan komunikasi terkait pengusulannya. Karena hingga saat ini, belum ada jawaban yang ia terima. Arman mengakui bahwa dalam membuat kebijakan tidak bisa serta-merta. Mesti dilandasi dengan beberapa pertimbangan. Apalagi jumlah pasien gangguan jiwa tidaklah sedikit.

“Tapi yang jelas kan pasien jiwa di Indonesia lumayan banyak, bisa ratusan ribu. Kalau di Makassar kan paling cuma di rumah sakit itu paling 600 an. Tapi kalau kita gabung seluruh Indonesia kan bisa ratusan ribu. Artinya bisa juga jadi pertimbangan juga untuk pemberian vaksin pada mereka. Tapi mereka kan sementara bahas disana. Kebijakannya lagi dibahas kalau memang ada perubahan kebijakan kan pasti dilakukan,” jelasnya.

Komentar