Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Mantan Jubir KPK: Kita Sedang Ngapain Sih Sebenarnya?

Sabtu, 6 Februari 2021 15:09

Febri Diansyah-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang dirilis Transparansi Internasional (TI) menunjukkan posisi Indonesia merosot di tahun 2020 dibandingkan tahun 2019.

Berdasarkan data terbaru, nilai Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia turun dari 40 pada 2019, menjadi 37 pada 2020. Peringkat Persepsi Korupsi Indonesia ikut turun dari 85 ke 102.

Nilai itu tidak lepas dari kualitas sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di sektor pemerintahan.

Pegiat anti korupsi, Febri Diansyah ikut menyoroti penurunan IPK tersebut. Menurutnya, angka tahun 2020 ini justru sama dengan tiga tahun lalu.

“Indeks Persepsi Korupsi yg dirilis @TIIndonesia turun (kalau ga mau dibilang anjlok). Mundur 3 tahun,” katanya dikutip fajar.co.id di akun Twitternya, Sabtu (6/2/2021).

The Economist Intelligence Unit (EIU) juga baru saja merilis Laporan Indeks Demokrasi 2020. Dalam laporan tersebut menujukkan Norwegia meraih skor tertinggi yakni 9,81 dan menjadikannya negara dengan indeks demokrasi tertinggi di dunia.

Sementara Indonesia menduduki peringkat ke-64 dunia dalam Indeks Demokrasi yang dirilis EIU dengan skor 6.3. Meski dalam segi peringkat Indonesia masih tetap sama dengan tahun sebelumnya, namun skor tersebut menurun dari yang sebelumnya 6.48.

Bagikan berita ini:
7
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar