Jokowi Putuskan PPKM Mikro, dr Tirta: Sejatinya Sejak Agustus

Sabtu, 6 Februari 2021 12:26

dr Tirta. (Foto Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menetapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro mulai Selasa (9/2/2021). 

Aturan tersebut disambut baik oleh relawan Covid-19, dr Tirta Mandira Hudhi menyambut baik penerapan kebijakan tersebut. Hanya saja, langkah tersebut dinilainya lamban.

“Pak @jokowi akhirnya menerapkan psbb mikro. Edukasi dan disiplin dari tingkat kecamatan dan membantu puskesmas. Suwun ya pakde. Usul ini sejatinya sudah sejak agustus,” katanya dikutip fajar.co.id di akun Twitternya, Sabtu (6/2/2021).

Sebelumnya,Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19 Nasional, Alexander K Ginting menyebutkan kebijakan PPKM tersebut akan dilaksanakan hingga tingkat RW dan RT.

“Artinya harus ada posko di desa, posko yang mendampingi puskesmas, yang mendampingi tim pelacak, sehingga mereka yang diisolasi atau dikarantina harus 14 hari memang harus dikurung. Tapi kalau dikurung harus dikasih makan, harus diawasi, maka di sini persoalannya,” ujarnya, dalam webinar yang ditayangkan saluran YouTube BNPB, Jumat (5/2/2021).

Ini artinya, PPKM mikro merupakan kelanjutan dari PPKM tahap II yang berakhir pada 8 Februari 2021. Hal yang melatarbelakangi PPKM mikro ini adalah untuk mempermudah pengawasan kasus COVID-19 hingga tingkat desa.

“3T kita harus melakukan pelacakan kontak, melacak mereka yang terkonfirmasi, mereka yang bergejala suspek, yang kontak erat. Persoalannya adalah, setelah tim pelacak datang, siapa yang mengawasi mereka yang diisolasi, siapa yang mengawasi mereka yang dikarantina. Kalau diisolasi, mereka nggak boleh keluar. Siapa yang kasih makan dan minum? Ini yang menjadi masalah,” ujar Alexander.

Komentar


VIDEO TERKINI