Manajer Arsenal, Mikel Arteta: Saya Sangat Kecewa

Sabtu, 6 Februari 2021 23:10

Mikel Arteta/Reuters

FAJAR.CO.ID, VILLA—Manajer Arsenal, Mikel Arteta mengatakan kepada BBC Sport bahwa kekalahan dari Aston Villa sangat mengecewakan. Alasannya, mereka tampil lebih baik sepanjang 90 menit di Villa Park.

“Saya sangat kecewa kalah dan cara kami kalah. Kami adalah tim yang lebih baik. Kami mengontrol setiap sisi tetapi kami memberi mereka bola. Kami memberi mereka tiga peluang besar lagi. Kemudian ketika kami harus mencetak gol, kami tidak menemukan umpan yang tepat atau tembakan yang tepat,” ujarnya di BBC Live.

“Mereka lebih baik di dalam kotak penalti dan begitulah cara Anda memenangkan pertandingan. Kami menciptakan cukup banyak peluang. Kami tidak mencetak gol, kami tidak dapat memenangkan pertandingan,” lanjutnya.

Menurutnya, ini karena kesalahan mereka sendiri. “Saat Anda melakukan kesalahan dan mereka menghukum Anda. Anda tidak dapat memenangkan pertandingan sepak bola jika setiap minggu Anda melakukan hal seperti itu. Empat atau lima kali kami bermain dengan 10 orang. Melawan Wolves, kami pantas memenangkan kedua pertandingan sejauh ini, tetapi kami kehilangan keduanya,” sesal Arteta.

“[Kartu merah] merugikan kami dalam pertandingan itu [melawan Wolves] – hari ini keputusan besar lainnya. Terlepas dari apa yang dilakukan wasit hari ini, kami harus memenangkan pertandingan dengan nyaman,” lanjutnya.

Pada pertandingan yang berakhir beberapa saat lalu, Aston Villa mengejutkan tamunya dengan gol cepat. Saat pertandingan baru saja berjalan 90 detik, Ollie Watkins mampu menaklukkan kiper Arsenal, Bern Leno.

Gol ini bermula dari kesalahan barisan pertahanan The Gunners. Bola yang dikuasai Cedric berhasil diambil Bertrand Traoré yang menerobos masuk ke kotak penalti di sebelah kanan sebelum melakukan umpan silang rendah kepada Ollie Watkins.

Gol pembuka Ollie Watkins adalah gol tercepat Aston Villa di Premier League sejak Mei 2014 (Ashley Westwood versus Hull – 57 detik). Watkins juga menjadi pemain Villa pertama yang mencetak gol dalam tiga pertandingan Liga Premier berturut-turut di Villa Park sejak Darren Bent pada November 2011.

The Gunners memiliki peluang untuk membalas dengan tendangan sudut. Tapi upaya Gabriel bisa digagalkan pemain tuan rumah. Skor ini bertahan hingga wasit Chris Cavanagh mengakhiri babak pertama.

Di babak kedua, Arsenal memainkan Pierre-Emerick Aubameyang, Martin Oedegaard, dan Willian menggantikan Alexandre Lacazette, Cedric Soares, dan Willian. Tapi mereka tetap tidak bisa mencetak gol. Skor 1-0 pun jadi hasil akhir.

Dengan kemenangan ini, Villa naik ke posisi kedua dengan 35 poin. Sementara Arsenal tertahan di peringkat ke-10 dengan 31 poin hasil dari 23 pertandingan. (amr)

Bagikan berita ini:
4
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar