Pilek dan Hidung Meler Jadi Gejala Covid-19

Sabtu, 6 Februari 2021 08:30

Inggris melakukan tes terhadap jutaan warganya setelah pilek dan hidung meler dimasukkan ke dalam gejala Covid-19 (OLI SCARFF/AFP)

FAJAR.CO.ID — Inggris kini telah mencantumkan gejala pilek dan hidung meler sebagai gela Covid-19 yang lain selain batuk, demam, dan sesak napas. Karena itu, jutaan orang di Barat Laut Inggris diberitahu untuk menjalani tes virus Korona jika mereka memiliki gejala termasuk pilek.

“Mereka yang sakit kepala atau mual juga harus segera dites,” kata pejabat kesehatan masyarakat setempat.

Diperkirakan ada lebih dari 100 kasus mutasi E484K di Liverpool, Warrington dan Lancashire. Para ilmuwan sangat khawatir tentang E484K, yang terlihat pada varian Afrika Selatan, karena dapat membuat beberapa vaksin kurang efektif.

Wilayah Liverpool telah melihat 32 kasus virus Korona asli yang memiliki mutasi E484K, tetapi kemungkinan angka itu terus bertambah. Klaster kota itu diperkirakan dimulai pada pemakaman sebelum Natal, yang melibatkan staf dari Rumah Sakit Wanita Liverpool.

Para pelayat dinyatakan positif mengidap mutasi virus selama Natal. Dalam upaya untuk melacak kasus strain yang bermutasi, orang yang tinggal di Liverpool diberitahu untuk segera menjalani tes bahkan jika mereka memiliki gejala selain demam, batuk terus-menerus atau kehilangan rasa atau penciuman.

Diharapkan pejabat kesehatan di Warrington dan Lancashire juga akan menawarkan pengujian. Gejala lain termasuk diare, sakit kepala terus-menerus, demam dan menggigil, sesak napas atau kesulitan bernapas, kelelahan, nyeri otot atau tubuh, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau meler, dan mual atau muntah.

Komentar


VIDEO TERKINI